Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

PKS Dorong Pemerintah Buka Perwakilan di Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PKS mendorong Indonesia untuk membuka perwakilannya di Palestina. Selama ini Indonesia belum memiliki perwakilan di sana. Sementara, Indonesia perlu memberikan perhatian terhadap Palestina sesuai amanat Pendiri Bangsa.
"Selama ini, kita seperti belum maksimal mendukung kemerdekaan Palestina," jelas Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, kepada Republika, Selasa (13/3).

Dukungan Indonesia baru berupa lobi-lobi internasional, bahkan hanya sebatas pada retorika. Mahfudz mendukung adanya langkah kongkrit mendukung Palestina bersatu antara faksi Presiden Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Ismail Haniyah.
Salah satu caranya adalah membangun kantor perwakilan disana. Hal ini penting agar Indonesia dapat terjun langsung menjalankan amanat pendiri bangsa untuk mendukung Palestina bersatu dan merdeka. Keberadaan kantor perwakilan di sana juga diperlukan untuk mendorong negara-negara lain melakukan hal yang sama.
"Pada gilirannya ini akan menjadi tekanan politik besar bagi Israel untuk tidak bertindak semaunya terhadap Palestina," kata politisi PKS tersebut.
Indonesia, menurutnya, harus bereaksi keras terhadap aksi militer Israel terhadap rakyat sipil Palestina. Dia menilai serangan ini ditargetkan untuk menghancurkan proses rekonsiliasi dua faksi utama Palestina yang sudah disepakati. Dan, ini bukti bahwa Israel tidak akan pernah memberi jalan bagi hadirnya negara Palestina bersatu.
Sumber: Republika
Read more »

Selasa, 13 Maret 2012

Terbongkar, AS Persenjatai Israel Bombardir Palestina


Senin, 12 Maret 2012 07:48 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Donatur senjata dan amunisi Israel untuk menyerang Palestina telah terbongkar. Kampanye AS untuk Akhiri Pendudukan Israel mempublikasikan dokumen kebijakan terbaru yang menyatakan, bahwa AS di balik semua itu.

AS telah membiayai dan memproduksi senjata dan amunisi selama dekade terakhir, yang telah digunakan Israel untuk membunuh rakyat Palestina yang tidak berdaya. "Bantuan AS pada Israel tidak harus terjadi, dan harus dipertimbangkan lagi," kata Josh Ruebner, Direktur advokasi Nasional, Ahad (11/3).

"Senjata dan amunisi AS yang diberikan pada Israel, secara tidak langsung melibatkan AS dalam pelanggaran hak-hak warga Palestina, yang selama 44 tahun diduduki oleh Israel," tambahnya.

Hal ini diperkirakan, antara tahun 2000 hingga 2009, Amerika Serikat telah mentransfer lebih dari 670 juta senjata, amunisi, dan peralatan yang terkait untuk Israel.

Pada periode yang sama, Israel setidaknya telah membunuh 2.696 warga Palestina tak bersenjata, termasuk 1.128 anak-anak. Hal ini sudah pasti, dilakukan dengan senjata AS yang melanggar Undang-Undang Bantuan Luar Negeri dan Undang-Undang Kontrol Ekspor Senjata.

Sebab Undang-undang Bantuan Luar Negeri, yang ditandatangani pada tahun 1961 menetapkan bahwa, 'Tidak ada bantuan keamanan yang diberikan pada sebuah Negara yang terlibat dalam pola konsisten pelanggaran hak asasi manusia yang diakui secara internasional.'

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Aghia Khumaesi
Sumber: press tv
http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/03/12/m0qy9j-terbongkar-as-persenjatai-israel-bombardir-palestina
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN

KOLOM